Jasa kambing aqiqah wilayah Jakarta. Daging empuk,rasa enak, memuaskan insya Allah

promo aqiqah jakarta 1 juta sudah matang sangat murah

website resmi aqiqahjakarta.com

diskon potongan Rp 50.000 per ekor aqiqah jakarta share like fp fb www.aqiqahjakarta.com

Bolehkah Mengaqiqahi Anak Yang Sudah Wafat

kontak jasa kambing aqiqah

Tanya:

Allah Ta’ala telah menganugrahkan padaku 3 anak perempuan, kemudian mereka wafat diwaktu kecil dan aku belum sempat mengaqiqahi mereka. Dan aku mendengar bahwa syafaat anak-anak bersamaan dengan aqiqah. Bolehkah aku aqiqahi mereka sesudah meninggalnya mereka? Dan bolehkah aku gabung aqiqah mereka dengan seekor sembelihan atau harus masing-masing dari mereka seekor?

Jawab:

Mengaqiqahi anak adalah sunnah muakkadah (sangat ditekankan) dan ini merupakan pendapat jumhur ulama. Akan tetapi mengaqiqahi anak-anak yang masih hidup tidak ada masalah, karena ia adalah tuntunan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Adapun mengaqiqahi anak-anak yang telah wafat, menurutku hal ini tidak disyariatkan. Karena hewan aqiqah disembelih sebagai tebusan bagi anak yang lahir dan bentuk sikap optimis bahwa ia akan diberi keselamatan dan sebagai bentuk pengusiran syaithan dari si anak, sebagaimana hal ini dijelaskan oleh Ibnul Qayyim dalam Tuhfatul Maulud fi Ahkamil Maulud. Dan nilai-nilai yang saya sebutkan ini tidak terdapat pada anak yang telah wafat.

Adapun hal yang disebutkan penanya bahwa aqiqah berkaitan dengan syafaat si anak bagi ayahnya apabila sang ayah mengaqiqahinya, makna seperti ini tidak benar. Hal ini telah dilemahkan Ibnul Qayyim rahimahullah. Dan beliau menyebutkan bahwa hikmah dibalik aqiqah adalah:

  1. Menghidupkan sunnah Ibrahim Alaihissalam ketika ia menebus Ismail
  2. Mengusir syaithan dari si anak dan makna hadits “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya” adalah: setiap anak tergadai pembebasannya dari syaithan. Maka apabila si anak tidak diaqiqahi, si anak tetap menjadi tawanan syaithan. Dan apabila si anak diaqiqahi dengan aqiqah syar’i, maka hal ini dengan izin Allah akan menjadi sebab terbebasnya dia dari syaithan. Ini yang disebutkan Ibnul Qayyim.

Tapi apabila sipenanya ingin mengaqiqahi anak-anaknya dan menganggapnya baik, hal ini boleh saja. Akan tetapi yang benar menurutku perkara ini tidak disyariatkan.

Majmu’ Fatawa Asy-Syaikh Shalih Al Fauzan (Hal 573)

Segera Hubungi:

Denny - 0857-7669-7006 / 021-9565-7099 dan 0812-8389-2550

email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

ALHAMDULILLAH

Testimonial

Alhamdulillah,pelayanan benar-benar memuaskan, walau saya hanya pesan lewat sms tetap dilayani, terima kasih atas bantuannya menyalurkan aqiqah saya.

Ibu Anggi Apri Diansyah - Perum Taman Walet,Tangerang

BISMILLAH

Pesan

Alhamdulillah hanya dengan rahmat dari-Nya kita berada sekarang. Dan dunia -tempat, waktu- hakikatnya adalah tempat ujian yang dengannya Allah menguji. Kemudian kita semua sesuai kadar masing-masing akan meninggalkan dunia dan mempertanggungjawabkan... Saya mudah-mudahan bisa memberi sedikit nasihat yang diterima untuk diri sendiri dan untuk yang membaca: Takutlah kepada Allah wahai saudaraku, Tinggalkan kemaksiatan, Tinggalkan kebid'ahan, Tinggalkan kesyirikan, Lakukan perintah-Nya, Jauhi larangan-Nya. Semoga kita sukses dunia dan akhirat. Amin..
Dengan izin Allah usaha ini terus berjalan, silakan bagi yang membutuhkan aqiqah untuk langsung menghubungi kami...